ANAMBAS, PUANKEPRI.COM – Puskesmas Tarempa menjalani survei re-akreditasi sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Survei ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan mutu layanan kesehatan yang tangguh, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat kepulauan.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menegaskan re-akreditasi bukan sekadar formalitas administratif untuk meraih sertifikat kelulusan.
Momentum ini, kata dia, adalah bentuk komitmen nyata untuk menguji, menjaga, dan meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta membangun budaya kerja profesional di lingkungan puskesmas.
“Anambas memiliki karakteristik wilayah geografis yang unik, didominasi oleh lautan dan pulau-pulau. Kondisi ini menuntut Pemerintah Daerah untuk senantiasa hadir memberikan pelayanan kesehatan yang tangguh, cepat, mudah diakses, serta merata,” tegas Raja Bayu.
Sebagai fasilitas kesehatan primer di pusat ibu kota kabupaten, Puskesmas Tarempa disebutnya sebagai garda terdepan. Mutu layanannya menjadi cerminan kehadiran negara di wilayah kepulauan.
Wabup meminta seluruh jajaran Puskesmas Tarempa, mulai dari pimpinan, dokter, perawat, bidan, hingga staf pendukung, mengikuti proses re-akreditasi dengan tanggung jawab, keterbukaan, dan profesionalisme.
Ia meminta tim surveyor dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi objektif. Setiap rekomendasi yang diberikan diharapkan menjadi fondasi perbaikan sistem manajemen, pelayanan klinis, dan program kesehatan.
Secara intelektual, di daerah kepulauan seperti Anambas, puskesmas bukan hanya tempat berobat. Ia adalah benteng pertama keadilan kesehatan. Jika re-akreditasi dimaknai hanya sebagai lomba dokumen, maka yang hilang adalah substansinya. Justru di sinilah mutu diuji: apakah pasien di pulau ibu kota mendapat layanan yang sama amannya dengan pasien di kota besar.
Atas nama Pemda dan masyarakat Anambas, Wabup menyampaikan selamat datang kepada tim surveyor dan menyatakan keterbukaan penuh terhadap masukan untuk perbaikan berkelanjutan demi pelayanan kesehatan yang profesional dan dirasakan langsung oleh masyarakat.














