Strategi E-Commerce menghadapi Resesi

Oleh : Riau Sujarwani, S.Sos, MM

Dosen STISIPOL RAJA HAJI

Akhir-akhir ini perusahaan di banyak negara mulai mengurangi hasil produksinya karena permintaan global mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh Resesi ekonomi yang mendunia, situasi resesi seperti ini membuat di mana konsumsi melemah dan pelaku bisnis terancam bangkrut, sama hal nya dengan e-commerce.

E-commerce adalah model bisnis yang mengizinkan individu dan perusahaan untuk melakukan transaksi secara elektronik, biasanya melalui website atau aplikasi. Ini mencakup berbagai aktivitas bisnis, seperti pembelian dan penjualan produk dan jasa, pembayaran elektronik, pengiriman dan penerimaan produk, serta layanan pelanggan dan pemasaran. E-commerce memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan baru dan memperluas pasar tanpa batas geografis. E-commerce pada era digital ini menjelma menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan profit yang cukup besar.

E-commerce dapat bertahan bahkan berkembang dalam situasi resesi ekonomi, dengan melakukan strategi diversifikasi. Dimana E-commerce dapat melakukan beberapa hal ini:

  1. Bekerja sama dengan platform-platform keuangan yang terdaftar di OJK, atau e wallet yang sedang berkembang saat ini. Hal ini dapat dilakukan untuk mempermudah proses pembayaran atau transaksi agar banyak mendapatkan keuntungan.
  2. Tidak hanya menjadi tempat jual beli jasa dan produk tetapi juga bisa menjadi E-commerce yang menyediakan semua kebutuhan konsumen dengan membuka aplikasi atau web dari E-commerce tersebut.
  3. Memperbanyak Kerjasama dengan toko-toko yang memiliki kualitas produk dan jasa unggulan, dengan memperbanyak toko unggulan E-commerce.
  4. Menyediakan jasa yang dibutuhkan dalam proses jual beli seperti pengiriman.

Karena bagi konsumen banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dengan memanfaatkan E-commerce, jika E-commerce terus melakukan inovasi inovasi kedepannya antara lain adalah :

Konsumen tidak perlu kemana mana cukup dengan memegang perangkat elektronik atau smartphone yang terkoneksi dengan jaringan internet sudah dapat melihat semua toko atau penjual yang menawarkan produk dan jasa yang diinginkan di manapun berada.

  • Beragam keuntungan

Banyak keuntungan yang ditawarkan melalui E-commerce E-commerce yang memberikan harga sale serta bonus dan point yang bisa didapatkan oleh konsumen.

  • Bebas memilih

Tidak ada perasaan tidak enak jika tidak cocok terhadap satu produk atau jasa, karena tidak beratatap muka langsung.

  • Kebiasaan baru

Yaitu budaya membaca dan ketelitian konsumen akan semakin tinggi sebelum memilih suatu produk atau jasa agar tidak salah dalam melihat spesifikasi yang ditawarkan oleh perusahaan atau E-commerce.

Dengan itu semua maka E-commerce dapat bertahan pada situasi resesi yang mengakibatkan penurunan perekonomian secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *