TANJUNGPINANG, PUANKEPRI.COM – Keprihatinan atas kabut asap atau jeremu yang kembali menyelimuti Tanjungpinang dan Kepulauan Riau disampaikan Ketua Andalan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Aseptor Provinsi Kepulauan Riau (AKU KEPRI), Pejuang Provinsi Kepri, Aktivis Perempuan, Anis Anorita.
Anis berharap Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadi penyambung lidah masyarakat dan menyampaikan secara resmi kepada Pemerintah Pusat agar persoalan kabut asap segera ditangani secara serius.
“Yang terdampak itu anak, lansia, ibu hamil. Ekonomi Kepri tidak kondusif karena jeremu membuat wisatawan tidak berkunjung ke Kepri, tentu UMKM menjadi yang terdampak,” ujar Anis, Rabu (8/10/2026).
Ia menjelaskan, dari sisi kesehatan, anak-anak, lansia dan ibu hamil merupakan kelompok paling rentan terhadap paparan kabut asap. Sementara dari sisi ekonomi, kondisi jeremu membuat pariwisata Kepri kurang kondusif, sehingga wisatawan enggan berkunjung dan berdampak langsung pada pelaku UMKM binaan AKU KEPRI.
Menurut Anis, Tanjungpinang dan Kepri bukanlah daerah sumber kebakaran hutan besar, namun menjadi daerah yang paling merasakan dampaknya. Sebuah kondisi yang menurutnya perlu mendapat perhatian dan keadilan dari pemerintah pusat.
“Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Daerah Provinsi Kepri agar menyampaikan ke Pemerintah Pusat agar menghentikan kabut asap yang berdampak di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya,” tuturnya dengan penuh harap.
Secara intelektual, persoalan kabut asap ini adalah ujian bagi keadilan ekologis. Ketika Kepri yang mengandalkan pariwisata dan ekonomi keluarga dari UMKM harus menanggung beban asap kiriman, maka sudah semestinya ada kebijakan yang lebih berpihak dan melindungi kelompok rentan serta keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Anis berharap, dengan komunikasi yang baik antara Pemda Kota, Pemda Provinsi Kepri dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan BNPB, solusi jangka pendek dan pencegahan jangka panjang dapat segera terwujud demi kesehatan anak, lansia, ibu hamil dan kebangkitan UMKM Kepri.














