TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang resmi menggulirkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar. Kegiatan yang dimulai Senin, 3 Agustus 2026 ini menargetkan 49.343 anak sekolah di seluruh Tanjungpinang.
Sasarannya mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, sampai SMA/MA/SMK, baik sekolah negeri maupun swasta. Semua puskesmas di Tanjungpinang diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah.
Menurut Kepala Dinkes PPKB Tanjungpinang, Rustam, program ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sejak awal. Jika ada gangguan, bisa langsung ditangani sebelum semakin parah.
Fokus pemeriksaan cukup lengkap. Mulai dari mata minus, masalah pendengaran, gigi berlubang, kekurangan darah atau anemia, persoalan gizi, sampai deteksi penyakit menular dan tidak menular. Termasuk juga pemantauan kesehatan mental siswa.
“Harapannya anak-anak tetap sehat fisik dan mental, jadi bisa fokus belajar di sekolah,” ujar Rustam.
Tahun ini, ada 150 sekolah yang akan didatangi. Terdiri dari 85 sekolah dasar, 38 sekolah menengah pertama, dan 27 sekolah menengah atas.
Dari total target, paling banyak adalah siswa SD sebanyak 24.487 anak, disusul siswa SMA sebanyak 12.798 anak, dan siswa SMP sebanyak 12.058 anak.
Untuk tahap awal, Puskesmas Seijang sudah turun ke SD Negeri 001 Bukit Bestari di Batu 3, Kelurahan Tanjungpinang Timur.
Tak hanya cek kesehatan, Dinkes juga sekaligus melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Siswa kelas 1 SD mendapat vaksin MR, sementara siswi kelas 5 SD mendapat vaksin HPV. (Wid)














