ANAMBAS – Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Kepulauan Anambas dikemas lewat coffee morning bersama pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Acara ini dihadiri Forkopimda, Kepala OPD, instansi vertikal, hingga serikat buruh.
Kepala DKUMPP Anambas, Jefrizal, S.Kom., MA, menyebut kegiatan ini untuk membuka ruang komunikasi yang lebih santai antara pemerintah dan pekerja.
“Tujuannya jelas: pererat silaturahmi, jaga hubungan industrial tetap harmonis, dengar langsung aspirasi buruh, dan jadikan May Day lebih bermakna,” kata Jefrizal.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan komitmen Pemda meningkatkan kesejahteraan pekerja lewat perlindungan tenaga kerja dan peningkatan SDM.
“Kalau ada masalah, jangan langsung bertindak. Komunikasi dulu. Mari kita duduk ngopi bareng, cari solusi bersama,” ujar Aneng.
Acara juga ditandai dengan pemotongan kue simbol peringatan Hari Buruh oleh Bupati.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengajak semua pihak menjaga komunikasi demi ketertiban dan penyelesaian masalah buruh secara damai.
Sementara itu, perwakilan serikat buruh Khairul mengapresiasi Pemkab Anambas. Ia juga menyebut Medco Energi sudah memberi ruang bagi pekerja untuk membentuk serikat.
Khairul mengusulkan agar Anambas punya UPT Pengawasan Ketenagakerjaan sendiri. “Sekarang kalau ada pengaduan, kami harus ke provinsi karena belum ada pengawas di sini,” jelasnya.
Lewat diskusi yang berlangsung akrab, Pemkab Anambas berkomitmen terus mendengar aspirasi pekerja. Harapannya, komunikasi yang baik bisa memperkuat kerja sama dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif. (*)














