Rayakan Hardiknas, Wabup Raja Bayu Lepas 1.066 Peserta Porseni KKG Tuah Siantan

Peserta-Porseni-KKG-Tuah-Siantan

TAREMPA (PuanKepri.com) – Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) terpancar kuat di Lapangan Sepak Bola Sulaiman Abdullah, Tarempa. Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kelompok Kerja Guru (KKG) Tuah Siantan Tahun 2026, Selasa (5/05/2026).

Didampingi Ketua GOW Anambas, Kustiorini, S.E., M.H., pembukaan ajang bergengsi tingkat SD/MI se-Kecamatan Siantan ini ditandai dengan aksi simbolis pelemparan terpedo dan pelepasan balon ke udara yang disambut antusiasme ribuan peserta.

Dalam pengarahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar urusan nilai di atas kertas, melainkan pembentukan karakter dan mentalitas juara.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh sikap, karakter, dan kejujuran. Porseni ini adalah wadah nyata untuk melatih jiwa kompetitif yang sehat bagi anak-anak kita,” tegas Raja Bayu di hadapan para pendidik dan siswa.

Ribuan Peserta dan Pelestarian Budaya Ketua Panitia, Hasdinal, S.Pd., melaporkan bahwa tahun ini Porseni melibatkan 1.066 peserta, dengan 300 atlet yang siap berlaga di enam cabang olahraga, mulai dari atletik, bulu tangkis, hingga futsal.

Namun, yang menarik perhatian redaksi adalah komitmen KKG Tuah Siantan dalam melestarikan kearifan lokal. Selain cabang olahraga, Porseni kali ini menghadirkan lomba Pidato Bahasa Melayu.

Ketua KKG Tuah Siantan, Sri Widarti Sulistya Riskha, S.Pd.SD., Gr., menjelaskan bahwa penggabungan kembali unsur olahraga dan seni tahun ini bertujuan untuk menggali potensi siswa secara utuh.

“Kami ingin lahir bibit-bibit olahragawan sekaligus budayawan yang mampu melestarikan budaya Melayu di tengah arus modernisasi,” ungkap Sri Widarti yang juga menyebutkan kegiatan ini sebagai kado penutup masa bakti kepengurusannya.

Pesan Sportivitas Wabup Raja Bayu juga menitipkan pesan mendalam kepada para guru. Baginya, guru adalah kompas moral bagi generasi masa depan. Ia mengajak para tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Kepulauan Anambas.

Kepada para siswa yang bertanding, pesan sederhana namun kuat disampaikan: “Saat bertanding kita adalah lawan, namun setelah pertandingan kita kembali menjadi sahabat.”

Kegiatan yang diawali dengan jalan santai ini diharapkan tidak hanya mencetak prestasi di bidang fisik, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-sekolah di wilayah kerja KKG Tuah Siantan, selaras dengan tema besar tahun ini: “Junjung Sportivitas dan Budaya, Energi Muda Prestasi Juara.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *