Batam  

Kadis Kominfo Kepri: Media Berperan Lawan Hoaks, Independensi Harus Dijaga

Foto istiwa

Batam – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Riau Hendri Kurniadi menegaskan pentingnya peran media dalam menangkal hoaks. Pernyataan itu disampaikan saat Pelantikan Pengurus Wilayah AMSI Kepri periode 2025-2028 di Asialink Hotel, Sabtu 25/4/2026.

Hadir mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Hendri menyebut bahwa informasi viral di media sosial tidak selalu bisa dipercaya. “Yang viral belum tentu benar. Di sinilah peran media untuk meluruskan informasi yang keliru dan memberi edukasi ke masyarakat,” katanya.

Ia menyoroti cepatnya penyebaran hoaks di grup WhatsApp dan platform lain. Begitu informasi salah terlanjur dipercaya publik, klarifikasi dari media kredibel sering kalah cepat. Karena itu, keberadaan media profesional sangat dibutuhkan agar ruang informasi tidak dikuasai pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hendri mengatakan Pemprov Kepri terbuka untuk berkolaborasi mendukung operasional media. Namun ia menegaskan, kerja sama itu tidak boleh mengorbankan independensi. “Media harus tetap kritis. Pemerintah juga perlu menerima koreksi sebagai bagian dari demokrasi,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak insan pers agar tidak hanya mengejar jumlah pembaca. Meski portal resmi Pemprov sudah menjangkau puluhan ribu pembaca per hari, yang lebih penting adalah dampak informasi bagi publik.

Menurut Hendri, Kepri adalah wajah Indonesia karena banyak wisatawan masuk lewat Batam. Karena itu, ia berharap AMSI Kepri jadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang akurat sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Acara tersebut turut dihadiri anggota DPD RI Dwi Ajeng Sekar Respaty, Ketua BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga, perwakilan Kanwil Imigrasi Kepri, Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar, serta Waketum AMSI Upi Asmaradhana. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *