24.498 Masker Dibagikan Pemkab Anambas, Mitigasi Dampak Kabut Asap Lintas Batas Dimulai dari SDN 001 Tarempa

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menyerahkan secara simbolis paket masker kepada salah satu siswi SDN 001 Tarempa, Senin (07/08/2026).

ANAMBAS – Sebanyak 24.498 masker dibagikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai langkah mitigasi dini terhadap penurunan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Distribusi serentak dimulai dari Sekolah Dasar Negeri 001 Tarempa, Kecamatan Siantan, Senin, 07 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E.

Langkah ini diambil setelah wilayah kepulauan yang secara geografis berada di perbatasan itu mulai terpapar dampak asap kiriman. Fenomena asap lintas batas (transboundary haze) tersebut dinilai tidak hanya mengganggu visibilitas, tetapi juga menjadi ancaman laten bagi kesehatan publik, terutama pada kelompok rentan.

“Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas turut merasakan dampak asap. Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita bersama, karena asap dapat memengaruhi kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat,” kata Raja Bayu dalam arahannya.

Menurut Wabup, pembagian masker bukan sekadar respons simbolik, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan dasar. Ia menegaskan bahwa intervensi kesehatan preventif harus mendahului sebelum Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan angka yang membahayakan.

Ia pun memberikan imbauan spesifik kepada masyarakat untuk melakukan pembatasan aktivitas luar ruangan (outdoor activity restriction), terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan individu dengan komorbiditas pernapasan.

“Masker ini agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama saat melakukan aktivitas di luar. Apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, mata perih atau iritasi, agar segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat,” imbaunya.

Lebih jauh, Raja Bayu menginstruksikan kepada seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa untuk memastikan prinsip distribusi yang tertib, merata, dan tepat sasaran. Ia tidak ingin bantuan kesehatan tersebut mengalami disparitas akses antar pulau dan kecamatan.

“Saya meminta agar distribusi masker ini dapat dilaksanakan secara tertib, merata, dan tepat sasaran, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemkab Anambas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan literasi kebencanaan dan kewaspadaan kolektif. Di tengah krisis iklim dan karhutla yang berulang setiap tahun, adaptasi menjadi kunci.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan dari Pemerintah serta instansi terkait. Semoga kondisi udara di Kabupaten Kepulauan Anambas segera kembali normal,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *