Sekolah Rakyat di Ujung Kepulauan, Gubernur Ansar: Pendidikan Adalah Jalan Pemerataan yang Sesungguhnya

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad didampingi Wabup Anambas Raja Bayu Febri Gunadian meninjau aktivitas belajar siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 12 di Desa Ladan, Palmatak, Jumat (6/11/2026).

Anambas, PuanKepri.com – Di tengah keterbatasan geografis kepulauan, negara hadir melalui pendidikan. Hal itu ditegaskan Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 12 Kepulauan Anambas di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Jumat (6/11/2026).

Gubernur hadir didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., yang secara langsung memantau pelaksanaan program prioritas nasional tersebut di wilayahnya.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Bagi Gubernur, SRT 12 adalah laboratorium nyata dari gagasan besar Presiden Republik Indonesia: bahwa pendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa, melainkan hak dasar yang harus dijangkau hingga ke pulau-pulau terluar.

“Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan sekaligus bentuk komitmen nyata Presiden dalam meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. Program ini harus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujar Gubernur Ansar di hadapan guru dan siswa SRT 12.

Namun, Gubernur mengingatkan bahwa dokumen program yang baik tidak cukup. Keberhasilan Sekolah Rakyat ditentukan oleh kerja kolektif di lapangan — dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga guru yang setiap hari berhadapan langsung dengan siswa.

“Program yang telah dirancang dengan baik harus diwujudkan melalui kerja nyata, komitmen, dan tanggung jawab bersama agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Kepada para guru, Gubernur menyampaikan apresiasi sekaligus pesan kesabaran. Sebagai sekolah rintisan, SRT 12 dituntut membuktikan diri melalui kinerja, kualitas pelayanan, dan tata kelola yang baik. Di sisi lain, ia memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat akan segera direalisasikan.

“Kami minta para guru dan siswa bersabar dan tetap bersemangat. Pembangunan gedung permanen insyaallah akan segera direalisasikan dalam waktu mendatang,” katanya.

Pesan yang sama juga disampaikan kepada siswa. Gubernur mendorong anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak menyerah pada keadaan, tekun menuntut ilmu, dan berani bermimpi besar. Pendidikan, menurutnya, adalah satu-satunya jalan yang paling pasti untuk mengubah nasib.

Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menilai kehadiran Gubernur di Desa Ladan menjadi momentum penting bagi Anambas. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat aktif dalam mengawal keberlanjutan program ini melalui koordinasi dan dukungan penyelenggaraan pendidikan.

Peninjauan SRT 12 Desa Ladan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Gubernur untuk melihat langsung denyut pelaksanaan Sekolah Rakyat di Anambas — memastikan bahwa di pulau-pulau yang jauh dari pusat kekuasaan, anak-anak tetap mendapatkan hak yang sama untuk belajar, bermimpi, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *