Raja Bayu Lantik Pengurus Kwarran Pramuka Siantan Timur: Cetak Generasi Berkarakter di Ujung Negeri

Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian, S.E. selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kepulauan Anambas memberikan sambutan saat melantik Pengurus Mabiran dan Kwarran Siantan Timur, Jumat (09/10/2026).

ANAMBAS, PUANKEPRI.COM – Jajaran Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kecamatan Siantan Timur resmi dilantik.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., Jumat (09/10/2026) di Siantan Timur.

Dalam arahannya, Raja Bayu menegaskan pelantikan ini bukan sekadar pergantian struktur, melainkan momentum untuk memperkuat peran Pramuka sebagai pabrik karakter generasi muda Anambas.

“Pramuka harus mampu membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat,” tegas Raja Bayu.

Atas nama Kwarcab Kepulauan Anambas, ia mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang dilantik. Amanah tersebut diminta dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan komitmen tinggi untuk memajukan Gerakan Pramuka di Siantan Timur.

Raja Bayu merinci peran strategis masing-masing. Mabiran diharapkan menjadi motor pembina yang memberi dukungan dan motivasi. Kwarran dituntut aktif, kreatif, dan inovatif dalam menggerakkan kegiatan yang bermanfaat bagi peserta didik. Sementara LPK menjadi garda terdepan dalam menjaga keuangan organisasi agar tertib, transparan, dan akuntabel.

Tak lupa, ia memberikan apresiasi kepada pengurus Mabiran dan Kwarran periode sebelumnya yang telah mengabdi dan mendedikasikan waktu untuk Pramuka Siantan Timur.

Secara intelektual, apa yang terjadi di Siantan Timur adalah contoh bagaimana negara membangun dari pinggiran melalui pembinaan karakter. Di tengah gempuran digital dan krisis keteladanan, Pramuka di Anambas hadir sebagai ruang didaktik yang mengajarkan nilai gotong royong, kepemimpinan, dan cinta tanah air secara praktis. Ini bukan lagi ekstrakurikuler, melainkan investasi sumber daya manusia untuk menjaga Anambas tetap berdaya saing sebagai beranda terdepan NKRI.

Ke depan, Raja Bayu berharap ada sinergi kuat antara Pramuka dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, pembinaan kepramukaan akan lebih berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan pengalaman, keterampilan, serta nilai-nilai positif bagi setiap anggota Pramuka.

“Jaga kekompakan dan semangat gotong royong. Mari kita jadikan masa bakti ini sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Gerakan Pramuka, masyarakat, bangsa dan negara,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *