ANAMBAS, PuanKepri.com — Aktivis perempuan Kepulauan Riau, Anis Anorita Zaini, meminta pemerintah daerah dan DPRD Kepulauan Anambas menindaklanjuti keluhan warga mengenai pemadaman listrik yang berulang. Ia menilai aksi demonstrasi masyarakat harus diikuti langkah penyelesaian yang jelas.
Anis mengatakan, ketidakpastian pasokan listrik menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Warga berhak memperoleh pelayanan yang layak, termasuk kepastian penerangan.
“Ini bukan sekadar soal kenyamanan warga. Ini menyangkut hak dasar masyarakat untuk hidup layak. Warga Anambas berhak mendapatkan pelayanan publik yang layak dan terang,” ujarnya.
Menurut Anis, kondisi tersebut memprihatinkan ketika Indonesia telah memasuki usia 81 tahun kemerdekaan. Masyarakat di wilayah kepulauan, kata dia, seharusnya turut merasakan pemerataan pelayanan dasar.
Sebagai Wakil Sekretaris Umum Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA) Pusat, Anis meminta bupati mengoordinasikan pihak-pihak terkait untuk mencari penyelesaian. Keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti dengan langkah yang dapat dipantau perkembangannya.
Ia juga meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan aspirasi warga kepada pemerintah maupun penyedia listrik.
“Anggota dewan dipilih oleh rakyat untuk memperjuangkan aspirasi konstituennya. Sekarang saatnya mereka hadir, mendengar, dan bertindak. Masyarakat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Bagi Anis, persoalan ini juga mengingatkannya pada perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia mengenang upaya bersama sejumlah rekannya, termasuk beberapa kali mendatangi DPR RI untuk memperjuangkan pembentukan daerah tersebut.
Dalam pesan tertulisnya, Anis menyebut perjuangan itu didorong kecintaan kepada kampung halaman dan masyarakat Anambas. Karena itu, ia mengaku sedih melihat warga masih harus turun menyampaikan tuntutan atas kebutuhan listrik.
Ia berharap kepedulian masyarakat terus terjaga agar cita-cita pembentukan kabupaten dapat diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik.
“Bismillah. Bangkit dan bersuaralah demi Anambas sejahtera. Semua tergantung masyarakat,” tulis Anis.














