ANAMBAS- Ketua Bappilu DPW PPP Provinsi Kepri, Muhammad Fadli menanggapi berita terkait pernyataan Yasin, pengurus DPW PPP Kepri yang juga Ketua GPK Provinsi Kepri.
“Pernyataan yang disampaikan, sangat saya sayangkan dan saya sesali pernyataan itu dibuat tanpa dasar diskusi antar pengurus DPW, terlontar isu-isu miring yang berkenaan dengan pencalonan KH. Rusli Effendi dan Johari yang sudah mendapatkan SK dari ketum PPP, Bapak Mardiono,”ujar Fhadli dalam rilis yang disampaikan, Senin (12/8/2024).
Ia menyebutkan bahwa semua berjalan lancar dari Mukerwil dan semua pihak setuju dan solid atas perjalanan tahapan pencalonan ini.
“Kami juga sangat bangga DPP mengirimkan seorang waketum untuk dapat memajukan dan membersarkan PPP di Kepulauan Riau umumnya dan KKA khususnya,” katanya.
Hal ini juga sangat membanggakan bagi dirinya pribadi dan tentunya keluarga besar PPP provinsi kepri.
Oleh karena itu Fadli ingin tegaskan agar yang bersangkutan menarik kembali ucapannya.
“Kepada DPP maupun DPW saya berharap dapat diambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang dapat merusak dan memecah belah persatuan dan kesatuan partai persatuan pembangunan di provinsi kepulauan riau,” ujarnya.
Fadli mengaku sangat bangga dengan tahapan yang sudah berlangsung diiringi dengan dinamika politik yang dinamis dan ia yakin dapat memenangkan kontestasi pilkada yang akan di laksanakan November nanti.
“Oleh karena itu kepada semua pihak khususnya kelurga besar PPP , saya mengimbau agar kita selalu solid dan kompak dan komitmen menjalankan keputusan yang sudah kita buat dan lakukan bersama,” ucapnya.
Fadli mengajak untuk bersama-sama menyatukan energi memperkuat PPP di Provinsi Kepri.
“Kita berada di titik nadir, semangat perjuangan dan semangat kekompakan yang dapat memperkuat dan membesarkan partai kita kedepan. Mari bersama-sama membesarkan partai dan hindarilah, jauhkanlah hal hal yang bersifat memecah belah,” katanya.
Kembali Fadli mengaku sangat menyesalkan apa yang sudah terjadi. (Red)














