Selesai Sholat Subuh, Gubernur Kepri Tanam Kurma di Halaman Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa

  • Share
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati KKA, Abdul Haris ketika melakukan penimbunan tanah saat penanaman pohon kurma dihalaman masjid Baitul Makmur

TAREMPApuankepri.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad didampingi Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris melakukan penanaman Pohon Kurma di Halaman Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah dirinya selesai menjalani sholat subuh, Senin (05/04/2021).

Seusai melakukan penanaman Pohon Kurma, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kehadiran Pohon Kurma di Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa diharapkan tidak sekedar menjadi tanaman yang menyemarakkan halaman masjid tetapi juga mampu mendorong bagi semaraknya aktivitas islami di lingkungan Masjid Agung Baitul Makmur.

“Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa begitu megah dan cukup besar. Mudah mudahan kehadiran pohon kurma ini makin menyemarakkan aktivitas islami di masjid ini,” ujar Gubernur.

Gubernur Kepri bersama Bupati KKA saat selesai melaksanakan sholat subuh di masjid Baitul Makmur

Pohon Kurma yang ditanam di halaman masjid tersebut, kata Bupati Anambas Abdul Haris, secara khusus didatangkan dari Inggris yang merupakan hasil pengembangan dari laboratorium di negara itu.

“Kita impor khusus dari Inggris. Kalau nanti hasilnya bagus tidak menutup kemungkinan bisa kita kembangkan jadi tanaman produktif yang menghasilkan. Karena sudah ada beberapa tanaman kurma di Anambas yang buahnya cukup lebat,” kata Bupati Abdul Haris.

Abdul Haris juga siap menghidupkan aktivitas islami di Masjid Agung Baitul Mak’mur Tarempa sesuai arahan Gubernur Kepri.

Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa yang dibangun sejak tahun 2017 dan selesai tahun 2019 merupakan salah satu masjid kebanggaan masyarakat Anambas. Masjid yang mampu menampung 5000 jamaah ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp 68 miliar dan posisinya menghadap laut Tarempa yang begitu indah dah.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.